Sabtu, 17 April 2010 Iranian Corner UMY mengadakan seminar tentang “Shalat Ala Nabi” yang diadakan di aula Masjid Ahmad Dahlan UMY. Seminar yang berjalan dua jam ini diikuti oleh tiga puluh mahasiswa dari berbagai fakultas dengan penuh antusias. Pada kali ini pembicara, Syakir Jamaludin, S.Ag, M.A secara runtut dan jelas menerangkan bagaimana Nabi Muhammad SAW mencontohkan shalat beliau terhadap para sahabat. Beliau juga menerangkan kebiasaan-kebiasaan dalam shalat yang dianggap benar namun pada dasarnya bertentang dengan contoh Nabi Muhammad.
Komentar (0)
Sabtu, 10 April 2010 American Corner UMY mengadakan “Temu Pengurus Pertukaran Washington D.C. dan alumni pertukaran pelajar” di mini theater gedung Pusat Pelatihan Bahasa UMY. Acara yang dihadiri kurang lebih seratus alumni pertukaran pelajar (AFS, PEX, YES dan lainnya) ini berjalan dengan meriah, sang pembicara, Charles mengungkapkan betapa bahagiannya dia bisa menjadi pengurus pertukaran pelajar karena dia bisa menciptakan keadaan saling memahami antar bangsa agar perubahan bisa terjadi.
Acara yang dibagi menjadi tiga sesi waktu ini dihadiri oleh alumni-alumni lama maupun mereka yang baru pulang dari program pertukaran pelajar tahun 2009.
Komentar (1)
Kamis, 8 April 2010 American Corner mengadakan Seminar International yang bertema “Sistem Pendidikan di Amerika Serikat dan Australia” berjalan dengan sukses. Seminar yang dihadiri 137 perserta guru-guru dan mahasiswa se- Solo dan Yogyakarta berjalan dengan lancar. Kedua pembicara dari Amerika Serikat, Amber Angelson dan pembicara dari Australia, Phil Taylor menyampaikan secara gamblang bagaimana sistem pendidikan di negara mereka.
Acara ini berjalan dengan dinamis dan aktif dengan dipandu oleh Bapak Endro Dwihatmanto sebagai moderator dan penerjemah, lebih dari lima pertanyaan dilontarkan oleh para guru dan mahasiswa hingga acara usai.
Komentar (1)
Rabu, 3 Maret 2010 American Corner mengadakan seminar tentang “Findin
g the Best Internet Resources” yang bertempat di gedung mini theater, perpustakaan UMY. Pembicara dalam seminar ini adalah Ade Farida asisten direktur IRC kedutaan Amerika di Jakarta. Seminar ini dihadiri sekitar lima puluh peserta dari berbagai jurusan di UMY.
Dalam seminar ini, Ade Farida menerangkan bagaimana cara mengambil sumber terbaik dan yang paling dapat dipercaya dari internet untuk mahasiswa, dosen dan semua orang yang ingin mencari informasi yang valid. Beberapa partisipan menanyakan tentang website apa saja yang bisa menjadi referensi research dan esai yang kemudian dijawab oleh Ade Farida secara gamblang. Ade Farida juga mempersilakan para partisipan untuk mengkopi slide yang beliau paparkan.
Komentar (0)
Sabtu, 6 Ma
ret 2010, American Corner mengadakan seminar “The Magic of Speaking Englsih” yang diadakan di gedung mini theater, perpustakaan UMY. Seminar ini dibawa oleh seorang pembicara, Endro Dwi Hatmanto, MA. Beliau adalah ketua perpustakaan UMY dan dosen pengajar Bahasa Inggris di Pusat Pelatihan Bahasa UMY. Seminar yang dihadiri lebih dari 60 partisipan dari berbagai jurusan ini berjalan dengan penuh antusias dari partisipan.
Dalam seminar ini, pembicara mengungkapkan tricks and tips bagaimana belajar Bahasa Inggris yang selama ini terasa sangat susah dan butuh waktu lama bisa dilalui dengan mudah dan cepat. Beliau juga memberikan motivasi kepada para partisipan agar dalam belajar Bahasa Inggris ini tidak mudah menyerah ketika menemui beberapa kesulitan.
Komentar (0)
Pada hari Sabtu, 20 Maret 2010, Iranian Corner mengadakan seminar internasional yang bertema “Sejarah dan Budaya Iran.” Pembicara adalah warga negara Iran, Amir Rostam Dokht, beliau adalah pengajar Bahasa Persia di Indonesia. Seminar ini berlangsung di gedung Mini Theater , gedung perpustakaan UMY. Tujuh puluh partisipan yang mengikuti seminar ini begitu antusias hingga acara berakhir.
Pembicara menjelaskan bagaimana budaya-budaya Iran pada masa lampau dan yang sekarang masih dipraktekan di negeri para Mullah tersebut. Amir juga menceritakan sejarah Iran sejak masih berbentuk kekaisaran Persia hingga Iran hari ini.
Komentar (1)
Pada hari Senin, 11 Mei 2009, American Corner mengadakan Seminar berjudul “Islamic State: Possibility of Destructive Myth?”. Dalam seminar ini American Corner mengundang pembicara dari Fulbright bernama Salem Ghandour. Acara seminar ini berlangsung di Ruang Sidang Gedung AR. Fakhrudin A Lantai 5. Sebanyak 113 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa mengikuti acara ini sampai akhir.
Dalam seminar itu, Ghandour berusahan untuk membandingkan berbagai teori negara Islam dari berbagai ahli. Ghandour juga memberikan contoh beberapa negara yang telah menerapkan Islamic State. Diskusi yang hangat perihal wajib tidaknya pendirian Islamic State berlangsung antara pembicara dengan para peserta. Selain itu, Ghandour juga berbicara tentang politik Islam dari perspektif ‘modern state’.
Komentar (3)
Pada hari senin 25 Mei 2009, American Corner, Perpustakaan UMY mengadakan seminar internasional dengan tema “Creating and Empowering Professional Teacher for Better Education Outcome with Innovative Learning Based IT”. Seminar ini dihadiri oleh 623 guru SMA di DIY. Dua pembicara diundang dalam seminar tersebut. Pembicara pertama adalah Benjamin Floman dari RELO (Regional English Language Officer). Pembicara lain yang diundang adalah Roy Suryo, seorang ahli telematika ternama di Indonesia.
Benjamin FLoman berbicara masalah penggunaan teknologi informasi oleh dunia pendidikan di Amerika. Ia juga mendorong para guru untuk menggunakan teknologi informasi seperti internet dalam proses belajar mengajar.
Pada kesempatan lain, Roy Suryo memperkenalkan berbagai teknologi multimedia yang dapat digunakan oleh para guru dalam proses belajar mengajar. Ia juga mengajak para guru untuk memiliki paradigma era internet dana dunia pendidikan.
Komentar (0)
Di abad 21 ini, peradaban manusia menyaksikan kemunculan sebuah era baru yang sering dicandra sebagai era ekonomi pengetahuan (knowledge economy). Dalam konstruk era baru seperti ini pengetahuan menjadi aset yang sangat vital dalam membangun keunggulan kompetitif bagi individu, organisasi, masyarakat dan bangsa.
Menghadapi tantantang era “knowledge economy” ini, perpustakaan UMY membangun semangat baru dengan melakukan revitalisasi visi, yakni;
“Mewujudkan perpustakaan UMY sebagai pusat layanan informasi berbasis teknologi dan berperan sebagai penggerak atmosfir akademik di UMY”.
Misi-misi yang digunakan untuk mencapai visi ini antara lain:
MISI LAYANAN INFORMASI
Dengan moto “We bring knowledge closer to you”, perpustakaan UMY sedang menguatkan posisinya menjadi garda depan penyedia sumber informasi terlengkap baik digital maupun cetak.
MISI PENDIDIKAN
Perpustakaan UMY proaktif dalam membangun atmosfir akademik dengan menggerakkan civitas akademika untuk berdialog secara akademis yang mendorong penciptaan pengetahuan.
MISI TEKNOLOGI
Perpustakaan UMY proaktif mengembangkan teknologi yang akan mempercepat dan mempermudah pelayanan menuju layanan prima. Teknologi yang akan terus dikembangkan adalah otomasi perpustakaan dan ‘digital library’.
MISI FASILITIS FISIK
Perpustakaan UMY terus berusaha menyediakan perpustakaan yang sehat, nyaman, aman, edukatif sekaligus rekreatif dan lingkungan yang berorientasi pengguna.
MISI KERJASAMA
Perpustakaan UMY proaktif membangun kerjasama dengan kampus, dengan perpustakaan lain dengan institusi akademik baik regional, nasional maupun internasional. Kerjasama internasional yang telah dibangun adalah pendirian American Corner (kedutaan Amerika) dan Iranian Corner (kedutaan Iran).
MISI ORGANISASI DAN SUMBER DAYA MANUSIA
Perpustakaan UMY akan terus membangun organisasi pembelajar dan menciptakan struktur organisasi yang dapat mengakomodasi perubahan dan mendorong partisipasi dan kemajuan seluruh staf.
Komentar (1)
Dalam proses menulis sebuah karya, seorang mahasiswa atau dosen pasti melakukan research dengan membaca dan mencari sumber informasi untuk mendukung gagasan yang ditulisnya. Sumber informasi adalah bahan-bahan yang dapat dikumpulkan oleh peneliti yang terdiri dari; textbook, Selengkapnya
Komentar (2)